uang: pentingkah?

tiga hari melakukan proses belajar bersama dengan kawan-kawan mahasiswa melahirkan sebuah kegelisahan baru. ketika uang menjadi sebuah perbincangan awal disaat ingin bergerak-gerak. adakah uang menjadi sebuah titik ikat ketika ingin melakukan sesuatu?

untuk membongkar kerangka pikir, dilakukan sebuah simulasi dengan memberikan sekeping uang sebagai investasi awal. jawaban beragam. mulai dari menggunakan untuk yang bisa digunakan agar dapat memperoleh hasil lain, menyumbangkan agar bernilai ibadah, hingga keluhan karena terlalu sedikit keping uang yang ada.

dilanjutkan dengan mempertontonkan sebuah film “a quiet revolution”, sebuah cerita pengalaman di tiga wilayah dengan kasus lingkungan yang berbeda. ternyata lumayan membantu untuk menjelaskan bahwa tak perlu menantikan uang. mulailah dari apa yang mampu dilakukan untuk sebuah perbaikan lingkungan hidup. tak perlu menunggu mimpi besar terwujudkan.

pengalaman lain juga diungkap saat dilakukan perjalanan di sekitar lokasi pembelajaran, bahwa ternyata begitu banyak karakter orang, kapasitas pengetahuan, hingga pesimistis rakyat yang tergambarkan. dan sebuah kondisi yang berbeda disaat hanya terkungkung dalam dimensi keilmuan semata, ternyata di luar lingkar ini telah terlalu begitu banyak permasalahan kehidupan yang terjadi. entah… sampai kapan akan ada sebuah nilai kebersamaan dalam kesejahteraan di dunia ini….


3 Comments to “uang: pentingkah?”

  1. Hehe.. terkadang untuk menjalankan suatu organisasi atau apalah namanya tidak membutuhkan uang. rasanya lebih plong dan puas, mungkin karena tidak harus membayar uang kas bulanan (yang terkadang ga jelas untuk apa). tapi bila memang butuh uang, maka ada beberapa alternatif, kita patungan atau mencari sponsor. terkadang dengan cara itu pula, kita dapat lebih merasa “memiliki” organisasi itu atau apalah namanya.. hehe.. *pengalaman pribadi*

    dan alangkah baiknya pada awal-awal kali pertama dibuat jangan ngomongin ke arah uang dulu.. hehe.. bisa “ribet” ke depannya sedikit.. *itu kalau mau arahnya ke situ sih* hehe..

    btw, salam kenal. :)

    [Reply]

  2. Kesejahteraan memang dilukiskan dengan uang. Bahkan banyak orang yang menganggap kebahagiaan itu berjalan paralel bersama kekayaaan.

    Sedih, tapi ayo jangan diam saja.

    [Reply]

  3. bisa minta copy-an: ?a quiet revolution? nya dong. kalo ke jakarta bawain yah.

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam Protection by WP-SpamFree


Rss Feed Tweeter button Technorati button Reddit button Linkedin button Delicious button Digg button Flickr button Stumbleupon button