konservasi saat ini hanyalah sekedar sebuah pakaian. menjadi topeng hijau dari korporasi yang telah melakukan penghancuran ekosistem yang harusnya dilindungi. dana dialirkan atas nama mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ataupun sekedar menggelar perlombaan menulis ataupun mengambil foto, serta terkadang hanya menggelar lomba menggambar.
konservasi bagaikan pertunjukan busana. melenggak-lenggok di atas panggung yang dibangun dari hamparan plywood yang diolah dari kayu hutan tropis terakhir. bulu satwa yang harusnya menghias indah dan menjadi pakaian satwa, beralih menjadi penghias mata.
conserfashion. satu persatu lahan dikapling untuk seolah kepentingan konservasi. ketika kemudian menjadi terlupakan, perusahaan wisata, property ataupun eksploitasi tambang mulai beraksi. penyingkiran komunitas lokal telah berjalan dengan sempurna. tanpa ruang kosong yang tersisa, bahkan hanya untuk sekedar mengambil remah-remah dedaunan ataupun sebatang ranting kering untuk merebus air bersih terakhir.
padi-padi yang tumbuh menguning, perlahan lenyap dari pandangan. ubi kayu dan umbi-umbi dari hutan membusuk perlahan. ikan-ikan berenang mempertanyakan kehidupan. babi dengan taring panjangnya mendengus di tepi kolam garam.
conserfashion, terkadang menjadi conserfasism. pertarungan kepentingan yang dibungkus dengan topeng kehijauan. lahan produktif, air bersih dan mineral penting, perlahan beralih ke tangan-tangan keserakahan.
tak penting conserfashion !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. conserfashion. http://timpakul.web.id/conserfashion.html (dikutip tanggal 19 May 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul
Conserfashion???
mungkin memang conservation udah berubah drastis, tapi tidak perlu jadi pesimistis
selama masih ada umat yang sedikitttt peduli sama makhluk lain, konservasi tetep bisa jadi konservasi bukan konser fesyen atw konser faction.
okey julak.. qta tetep harus optimis ditengah perjuangan ini khan???
Dampak kerusakan lingkungan hidup akibat kegiatan explorasi/exploitasi mungkin bagi banyak orang masih dianggap sebagai dongeng. Kalau toh memang terjadi kerusakan, mungkin yg ada malah gerakan menghibur diri : masih ada stok lahan yg lain koq. Benar2 menyedihkan.
semoga juga runtuhannya nggak kembali menimpa hutan dan anak negeri ini… ^_^
…………dana dialirkan atas nama mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ataupun sekedar menggelar perlombaan menulis ataupun mengambil foto, serta terkadang hanya menggelar lomba menggambar……………
julak timpakul, tapi bayak jua yang senang nang kaya gini, banyak lsm-aktivis (atau yang mengaku aktivis) nang hidup dari dana ini…tidak tau atau pura-pura tidak tau haja ujarnya, yang penting hepi.
kalo menghancurkan hutan terus dana dari menghancurkan hutan itu dibuat lomba menggambar hutan (sebagai lambang conserfashion), itu sama haja ngaranya merubuhkan gedung tingkat 25 terus diatas reruntuhan gedung itu dibangun lapak kaki lima……