digadaikan !

24 February 2008 | celoteh oleh

Feb
24

permasalahan di sektor pertambangan takkan pernah usai. permasalahan konflik sosial hingga bencana ekologi, kini juga semakin sering permasalahan berkaitan divestasi saham pertambangan kepada pemerintah. berulang kali permasalahan divestasi saham ini selalu menuai permasalahan.

NNT (Newmont Nusa Tenggara) misalnya, ternyata malah menggadaikan saham yang harusnya didivestasikan kepada pemerintah. reaksi pemerintah sangat sederhana, kaget. tak lebih, tak kurang. sebuah bukti bahwa lemahnya pengawasan pemerintah terhadap industri pertambangan.

untuk pengetahuan, sebagian besar kawasan indonesia (daratan dan lautan) telah dikeluarkan perijinan kepada perusahaan pertambangan, yang sebagian besar adalah perusahaan asing. artinya kemudian, tak ada lagi lahan untuk pertanian, perumahan dan berkehidupan bagi rakyat Indonesia. semua telah dikapling. bahkan kota kayu pun masuk dalam kawasan perijinan batubara yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

inilah dilema sebuah pemerintahan yang berada dalam cengkeraman kapitalis asing. semua kebijakan sangat ditentukan oleh kepentingan kapital. hingga kemudian, tak ada lagi ruang untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. sektor pendidikan dan kesehatan pun makin terpuruk, karena hampir separuh anggaran negara digunakan untuk membayar bunga utang luar negeri.

sepertinya, tak hanya saham perusahaan tambang yang digadaikan negeri ini. seluruh tanahnya pun telah digadaikan. bahkan sepertinya negeri inipun telah tergadaikan seluruhnya. memang, harusnya menggadaikan sesuatu akan menyelesaikan masalah tanpa masalah, tapi sepertinya menggadaikan akan menghadirkan masalah baru.

tak penting digadaikan !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2008. digadaikan !. http://timpakul.web.id/digadaikan.html (dikutip tanggal 7 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz