forest ranger
Posted on: Thursday, Nov 13, 2008
“kami jadikan masyarakat lokal sebagai petugas patroli hutan” ujar presenter dari lembaga konservasi negeri antah berantah.
menempatkan masyarakat lokal sebagai penjaga hutan, bukanlah dengan menempatkan masyarakat sebagai seorang petugas patroli hutan. menjadi pekerja. yang secara perlahan akan melepaskan ikatan antara dirinya dengan hutannya. karena kedekatan yang terbangun bukan lagi kedekatan sosial-budaya, namun pada kedekatan keping emas.
obat yang salah sering kali diberikan. bukan karena salah mendiagnostik. hanya karena telah ada yang membelikan obat, yang bila tak diberikan akan membangun amarah. dan juga bisa jadi tak akan ada lagi sepiring roti di pagi esok.
menghamba pada kepentingan yang jelas-jelas hanya akan menciptakan ketergantungan. tidak pada menguatkan kemandirian pada keyakinan yang telah dimiliki hingga saat ini. ikatan kultural yang memang cenderung sulit digantikan dengan keping emas, memang belum juga mampu memenuhi hasrat untuk memiliki sebuah peti sejuk ataupun kotak bergambar. namun, ini pilihan. bagi saat ini, ataukah bagi keberlanjutan kehidupan.
tak penting forest ranger !














deden
November 14th, 2008 at 6:15 pm
Permalink this comment
1
setuju wal ai, dogma atas saudara kita yang bermukim di wilayah hutan, dogma yang sudah terlanjur menjadi dasar berfikir ‘orang-orang pandai’ yang merasa lebih tahu apa yang mereka butuhkan.
dedens last blog post..Dimana Mereka Berada?
[Reply]