hutan lestari itu penghambat …
Celoteh pada 30 October 2009 dalam topik celoteh [
] -
459 views
Dalam National Summit 2009, masalah terkait dengan kehutanan, adalah pelepasan kawasan hutan sangat lambat, pinjam pakai/pembangunan hutan lindung dan legalitas kayu. [sebuah milis]
kawasan hutan yang dibiarkan apa adanya, masih merupakan sebuah permasalahan dan dipandang penghambat dalam pembangunan. kesejahteraan rakyat yang dinilai dari ekonomi makro, menjadikan tambang dan perkebunan besar menjadi indikator utama kemajuan pembangunan. nilai kesejahteraan yang semata-mata berbanding dengan keping emas pun, telah menghilangkan kesejahteraan yang sebenarnya.
hutan yang lestari hingga hutan yang dikelola oleh komunitas lokal bukanlah sebuah indikator kesejahteraan. hingga kemudian hutan tetap diletakkan sebagai sebuah ketertinggalan. industrialisasi dan ekstraksi aset-aset alam selalu diutamakan. walau kemudian, akan hadir komunitas yang kekurangan pangan, air dan obat-obatan.
apalagi yang akan diharap oleh komunitas lokal hari ini. sawah, ladang, kebun, dan ruang kehidupannya telah digusur. geliat alat berat hilir mudik meninggalkan tanah merah merekah. aliran sungai perlahan menghitam dan mengering. satwa buruan tak lagi mudah ditemukan. satwa liar dilindungi pun harus berebut makan di ladang terakhir.
hutan tropis, pertahan terakhir bumi. energi yang mulai kritis menjadikannya dihilangkan dari peta. teknologi diharap-harap mampu memberikan jawaban berbeda untuk menggantikan perannya. yang tentu saja, tak akan pernah sanggup dimiliki oleh negara-negara selatan. penjajahan ekonomi yang terus berlangsung hanya akan mampu dimusnahkan saat bumi mulai enggan berbagi kehidupan.
getaran tektonik, angin yang bertiup diluar kebiasaan kencangnya, air laut yang merambah daratan, sebuah pertanda titik keseimbangan bumi semakin tak stabil. pemimpin negeri masih sibuk untuk sekedar berebut periuk nasi dan menghamba pada penjajah. kesadaran nurani pun sudah diputarbalikkan. adakah sebuah ruang kehidupan baru yang akan terbangunkan?
pada hutan yang akan tak lagi berpepohonan !
Blogmark: Technorati | Feedster | Bloglines | Lintas Berita | Del.icio.us | Digg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Ade Fadli lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.
Kirim email gasan bamamay

![Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. [Pasal 28F UUD 1945]](http://timpakul.web.id/wp-content/themes/mimbo/images/t-info.png)






