I Love Malaysia !

“pengkhianat” dan caci-maki serta sumpah serapah akan dikumandangkan oleh begitu banyak pegiat dunia maya negeri ini, begitu mendengar kalimat “I Love Malaysia !”. wajar, karena rasa kebangsaannya sedang terganggu. dengan begitu banyaknya ritus budaya yang di”pinjam” oleh Malaysia, menjadikan suhu darah kian meningkat.

nasionalisme reaktif bertebaran di negeri ini. kelompok berbaju seragam ala militer meneriakan perlawanan. setiap hari, kian banyak yang berdiri seolah tegak untuk mengumandangkan “Ganyang Malaysia” atau jua “Rebut Siti Nurhaliza”.

tak aneh. di negeri yang mudah lupa ini, banyak yang bangkit saat disentil sedikit. sementara, mereka tak bangkit saat dihajar. Malaysia, dengan tegas melakukan afiliasi dengan Inggris, Australia dan Amerika Serikat. sementara negeri ini, dengan tak tegas melakukan perselingkuhan dengan negara-negara tersebut. akibatnya, satu per satu lahan-lahan produktif dan aset-aset kekayaan alam dikuasai oleh mereka. namun, belum ada yang melakukan perlawanan terhadapnya.

Malaysia, hampir menguasai satu juta hektar lahan produktif petani dan masyarakat adat Indonesia, dan menjadikannya hamparan lahan kritis dengan sebagian berkebun kelapa sawit. justru kemudian, banyak diantara mereka yang mengatakan “pertahankan reog dan tari pendet”, justru berada di barisan pengamanan kebun-kebun sawit milik Malaysia di negeri ini. sebelum kelapa sawit menjadi trend, cukong-cukong kayu Malaysia telah lama melakukan perselingkuhan dengan aparat dan kelompok para-militer di negeri ini.

menjadi agak aneh, hanya karena urusan tari pendet ataupun reog, lalu kemudian ingin angkat senjata. sementara untuk urusan hilangnya lahan-lahan kehidupan komunitas lokal, malah berada di barisan Malaysia. apalagi kemudian, ternyata nasionalisme hanya diukur dengan kain berwarna merah-putih, menghapal Pancasila dan lagu Indonesia Raya.

apalagi saat ini juga mulai mempersoalkan antara “Terang Bulan” dan “Negaraku“. padahal bisa jadi keduanya berawal dari “Mamula Moon”. tak terlalu penting mempermasalahan hal ini, disaat semakin banyak aset-aset alam negeri ini yang dikuasai oleh perusahaan asing.

penting, bagi media untuk tidak terlalu mengumbar amarah, ataupun hanya sekedar menyajikan tayangan limbah. rakyat negeri ini sedang gampang dipancing amarah. mahalnya harga sembako, pendidikan dan kesehatan, serta minimnya ruang untuk bekerja dan berusaha, serta semakin menyempitnya lahan-lahan produktif di daratan dan perairan, merupakan beban bertingkat yang harus dihadapi oleh warga negeri. bila tersulut api, kobaran amarah akan cepat untuk tersulut.

tak perlu banyak hal yang dilakukan pemerintah. hanya dengan melakukan perlawanan politis terhadap negeri penjajah. mulai dengan mempersulit perijinan usaha, hingga mencabut ijin investasi mereka di tanah harapan ini. pemerintah juga harus segera membangun jalur arteri, bukan jalan tol, untuk menghubungkan warga negeri di perbatasan. pun bila tak mampu melakukannya, lebih baik kita kembali ke peraduan dan bermimpi tentang negara kesejahteraan di negeri ini.

pada I Love You Full Malaysia !


3 Comments to “I Love Malaysia !”

  1. Bermimpi dan mewujudkannya :)

    [Reply]

  2. BLOG PY ORG MALING SIA SELALU MENGHINA NEGARA INDONESIA..GANYANG MALING SIA NAMANYA JUGA MALING YA TETEP MALING

    [Reply]

  3. hal ini terlalu diperbesar apalagi masalah budaya,, sedangkan hal besar yang sangat nampak kerugiannya bagi bangsa ini sebisa mungkin diperkecil masalahnya,, yakni para penjajah asing yang mengeruk kekayaan alam Negeri ini dari emas, perak, Miyak dan sebgainya, sedikit sekali dipermasalahkan
    Tulisan sarif yang terbaru blog ..kehilangan uang 10$ gara-gara tidak ngerti bahasa Inggris My ComLuv Profile

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam Protection by WP-SpamFree


Rss Feed Tweeter button Technorati button Reddit button Linkedin button Delicious button Digg button Flickr button Stumbleupon button