timpakul mahalabiu

menjadi minoritas itu pilihan !

imaginasi bumi: menebar benih kehidupan baru di simpang jalan

Celoteh pada 12 December 2008 dalam topik khayal [ Print This Post ] - 450 views    

tangisan alam tak pernah lagi mampu terdengar. diantara hiruk-pikuk gemerincing keping emas. menghilangnya urat kehidupan tersapu tanah yang tak lagi topang kehidupan.

imaginasi bumi. membongkar tradisi. mengurai kerapuhan. keluar dari kotak pandora yang tak pernah berujung. berharap ada cercah mentarijingga sebelum peraduan putih menyambutnya.

benih kehidupan baru di simpang jalan. memilih arah bagi lompatan sang waktu. bergulir diantara jerami nafsu. nafas sesaat tersekat oleh hitamnya udara kota. aroma gelisah beradu dalam dongeng pengantar tidur.

[081212]
imaginasi bumi

Blogmark: Technorati  |  Feedster |  Bloglines  |  Lintas Berita  |  Del.icio.us  |  Digg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Ade Fadli lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.
Kirim email gasan bamamay

2 ikung bamamay »

  1. wah ganti judul juga

    tukangsates last blog post..masa lalu yang membayang

    [Reply]

  2. … di simpang jalan, kirain di simpang tiga hehehe

    gologs last blog post..semut

    [Reply]

Bamamay disini

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes