eco-imperialism

13 May 2005 | celoteh oleh

May
13

Agak mengejutkan membaca beberapa artikel di sebuah website tentang eco-imperialism. Sebuah hal yang sebenarnya sangat mungkin akan terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia dan Kalimantan Timur pada khususnya. Pilihan antara sebuah kepentingan kehidupan masa kini dan kepentingan kehidupan masa mendatang.

Ketika bencana lingkungan telah melanda berbagai wilayah di Kaltim, selalu tercetus sebuah jawab bahwa itu adalah sebuah takdir. Walau sebenarnya BENCANA bukanlah TAKDIR. Kerusakan alam sekitar dipandang sebagai sebuah titik yang memang seharusnya terjadi, bukan menjadi sesuatu yang seharusnya bisa dihindari.

Logika manusia selalu dapat bermain dari berbagai sisi kepentingan. Tinggal bagaimana menentukan sebuah pilihan. Apakah memang akan lebih mementingkan masa saat ini, ataukah mementingkan kebersamaan antar generasi. Ini adalah sebuah pembelajaran baru dalam melihat sebuah sisi kehidupan…. selanjutnya masing-masing kitalah yang menentukan… untuk apa sebenarnya kita hidup… (;_;)



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2005. eco-imperialism. http://timpakul.web.id/imperialism.html (dikutip tanggal 7 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz