jejak yang tersapu kembali terlihat
Celoteh pada 4 January 2010 dalam topik khayal [
] -
325 views
jejak-jejak kecil yang tersapu kembali terlihat
pada bulir masa yang terus bergerak
aura buliran nafas waktu masih berhembus
panasnya jiwa dalam dingin malam
jembatan nadi yang pernah diruntuhkan
tak lagi terlihat di jelaga hati
alur air yang menetes membahasi
pun mulai mengembun
jejak-jejak kecil yang tersapu kembali terlihat
rona hitam pekat mengganti selaput
pada detak detik yang tak berhenti
sejuknya jiwa menyerap ke balik kulit
tembok besar yang pernah dibangun
tak lagi menghalang mata rasa
arus nafas yang menghembus
pun mulai bergelora
jejak-jejak kecil yang tersapu kembali terlihat
satu langkah kaki yang terus dicari
agar sempurna menutup buku
:: 100103
jejak yang tersapu sang masa
Blogmark: Technorati | Feedster | Bloglines | Lintas Berita | Del.icio.us | Digg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Ade Fadli lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.
Kirim email gasan bamamay

![Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. [Pasal 28F UUD 1945]](http://timpakul.web.id/wp-content/themes/mimbo/images/t-info.png)






