“apa ya kado yang paling baik diberikan agar tak lagi berpikir tentang cinta?” tanya seorang kawan.
pertanyaan yang tak terlalu mudah ditemukan jawabannya. bila saja selama ini lebih banyak yang menanyakan tentang sebuah persembahan agar lebih mencinta, maka kali ini ada sebuah pertanyaan yang berbeda. namun ini bukan sebuah pertanyaan negatif. dalam mencari sebuah ruang kreasi dan membebaskan.
terkadang, terlalu sulit menganggap sebuah positivisme itu negatif ataupun negativisme itu menjadi positif. semua titik seolah tetap berotasi dan berevolusi pada ruang dan waktu yang sama. penggerak perubahan yang mengitari sering kali diabaikan, karena cenderung bergerak perlahan dan seolah tak berpengaruh.
mulai melihat dari sisi yang berbeda ataupun pada ruang yang berbeda, menjadi sebuah langkah kecil dalam melihat tindak menuju kebaikan. tak sekedar dalam kata. namun lebih jauh darinya adalah sebuah penjelajahan memfokuskan aras sang waktu.
kado persembahan, menjadi penghias tidur yang tak selalu indah. bungkus yang gemerlap, tak semata mengharumkan nurani.
tak penting kado persembahan !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. kado persembahan. http://timpakul.web.id/kado-persembahan.html (dikutip tanggal 7 February 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul