Kalimantan yang bukan Pulau

19 March 2010 | celoteh oleh

Mar
19

Kalimantan, itu bukan pulau“. Ungkapan ini sangat mengganggu ketika berulang kali diucapkan dalam berbagai bertemuan. Kalimantan merupakan satuan ekologis, yang didalamnya tak mungkin terpisahkan. Mencerabut sehelai materi di dalamnya akan mempengaruhi ketidakseimbangannya.

Kalimantan, wilayah yang stabil“. Bukanlah bermakna dia sangat baik dan dapat segera membalikan ketidakstabilannya saat dirusakkan. Tanah yang miskin hara dan tak terlalu mampu menopang kehidupan pangan seumur, hingga barisan dipterocarpaceae lah yang menopang sistem kehidupan berlanjutnya. Air tanah yang tak terlalu banyak tersedia. Membutuhkan kawasan penopang yang kokoh. Yang akan hancur berantai bila pembongkaran tanah terus berlanjut.

Kalimantan, menopang kehidupan dunia“. Energi dunia yang bukan hanya dari minyak, namun perjalanan geologist Eropa di tanah ini telah memetakan sebagian besar mineral dan batubara di Kalimantan. Mulai dari Pelarang menuju Teluk Bayur, hingga akhirnya Sempayau. Hingga lebih dari 3,5 juta hektar telah diobral murah untuk menopang energi dunia. 200 juta ton batubara setiap tahunnya berlayar ke utara. 2.475 perijinan tambang batubara mengancam masa depan generasi Kalimantan.

Kalimantan, rumah bagi kehidupan“. Sejarah panjang telah menjadikannya sebagai tanah anonim. Hingga catatan sejarah pun harus dirubah hanya untuk menunjukkan identitas kelompok. Yang selama ini selalu berselingkuh dengan penindasan. Demi keping emasi, demi baju sutra bermodel Eropa. Kabarnya itu agar lebih terlihat modern.

Kalimantan, centrum nusantara“. Pusat pertarungan dari berbagai kepentingan. Kuasa pun terus mencoba menancapkan kendalinya. Walau tak mudah untuk membangun sebuah pembebasan. Hanya solidaritas dan kolektivitas warganya yang akan menyelamatkan Kalimantan.

pada Kalimantan yang menuju kesuraman !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2010. Kalimantan yang bukan Pulau. http://timpakul.web.id/kalimantan-yang-bukan-pulau.html (dikutip tanggal 8 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Saikung mahalabiu gasan “Kalimantan yang bukan Pulau”

Show / Hide Comments
  1. regia says:

    tulisan bagus bang,

Bekomen yukz