masih belum ada kabar baik pagi ini

18 October 2009 | celoteh oleh

Oct
18

minggu pagi. suara burung elektronik itu masih bertarung dengan toa rumah ibadah. berteriak. berlomba untuk didengar, entah oleh siapa. keduanya memanggil untuk berdatangan. yang kian hari, tak terlalu banyak juga yang berdatangan. hanya mereka yang terbiasa sajalah yang masih setia untuk berkunjung.

minggu pagi. kotak kaca masih memberitakan dunia hiburan. sesekali berita sekilas tentang calon menteri yang lagi dicek kesehatannya. fisik dan jiwa. walau tak terlalu sulit untuk mengecek kesehatan jiwa. dengan satu pertanyaan, apakah mereka siap untuk menjadi sakit jiwa? karena negeri ini penuh dengan kejutan dan keajaiban. hanya yang sakit jiwa yang mampu melaluinya dengan senyuman.

minggu pagi. mentari masih bergelayut diantara emisi. kabarnya, para pemimpin dunia siap bertarung dengan pemanasan global. kertas-kertas ditandatangankan. komitmen dilidah diungkapkan. di balik tumpukan kertas, masih disiapkan perijinan untuk menghabiskan isi perut bumi dan pepohonan. sumber pangan tak terlalu dipikirkan, toh sudah banyak hyper-super-mini market yang akan menyediakan.

minggu pagi. enggan untuk beranjak dari peraduan. putaran waktu ingin dipercepat. agar langgam kehidupan cepat menuju titik balik peradaban. menemukan sebuah ruang kehidupan yang lebih memberikan asa. saat burung tak harus dipanggil pulang dan berdiam di kotak gelap. pada air yang mengalir bening dan udara yang tak sesak dengan emisi.

pada belum ada kabar baik !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2009. masih belum ada kabar baik pagi ini. http://timpakul.web.id/masih-belum-ada-kabar-baik-pagi-ini.html (dikutip tanggal 5 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz