menulis lingkungan hidup

15 October 2006 | topik: celoteh | oleh

Oct
15

mendorong lahirnya keinginan menulis beberapa kawan. menulis itu sulit! tak terlalu mudah. lebih mudah bertutur. merangkai kata menjadi kalimat yang nyaman dibaca. tidak ada keberanian mempublikasi karya. takut akan kritik. lebih baik membakar hasil karya. kepuasan yang dicari.

menulis lingkungan hidup. tak sekedar menuliskan lingkungan hidup. penting mencintai yang dituliskan. mencintai lingkungan hidup.

tiga hari berinteraksi. energi baru terpancarkan. keinginan membangun sebuah menara pengetahuan. berbagi pada sesama agar dapat berbagi pada alam.

tak penting menulis lingkungan hidup !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2006. menulis lingkungan hidup. http://timpakul.web.id/menulis-4.html (dikutip tanggal 19 May 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Saikung mahalabiu gasan “menulis lingkungan hidup”

Show / Hide Comments
  1. sylvie says:

    saya juga merasakan itu, untuk membuat tulisan yang bagus aku sampe sekarang masih belum bisa. Tapi, aku ga peduli dengan ejekan orang tentang tulisan yang aku buat. Paling umum aku dibilangin ” tulisan yang ga nyambung”, keliatan banget text book nya ga mengalir, ga menarik, bahkan sampe pada idenya ga kreatif, dan macem-macem ejekan lainnya. Tapi untung juga aku punya beberapa teman yang baik, sehingga aku tak perlu malu dan kecil hati kalau diejek. terkadang sakit hati juga dengan tulisan yang dinilai ga bagus, hingga sempet mau berenti nulis-nulis. Tapi apa mau dikata, duniaku tak pernah lepas dari alat tulis, menulis adalah kebutuhan, meulis adalah pancaran perasaan, yang mesti aku lakukan adalah banyak membaca. Ada yang pernah bilang kalo mau tulisan bagus maka harus banyak membaca, maka aku sedang bergiat membaca smart, kebiasaan buruk ku adalah membaca pada bagian kesimpulannya saja, tanpa mau membaca proses yang termaktub dalam sebuah bacaan.

    maaf, aku cuman berbagi pengalaman betapa sulitnya menulis yang bagus, bukan dalam arti bagus dengan teorinya tapi bagus karena pesan yang mau disampaikan melalui tulisan itu sampai ke pembaca, thats it, buatku. Soalnya aku pernah menulis, dengan sok informatif ngasih rujukan-rujukan dari para ahli yang akhirnya pembaca jadi ngerasa aneh.

    Mencintai sesuatu yang hendak ditulis, aku setuju dengan pendapat itu.

    buat bang fadli, sukses terus karyanya, dan jangan pernah berhenti membagi pengetahuannya untuk sesama, God bless You.

Bekomen yukz