multi-stakeholders: efektifkah?

10 April 2006 | celoteh oleh

Apr
10

Diskusi tentang multi-stakeholders kembali mencuat di sebuah milis. Multi-stakeholders dipandang oleh sekelompok orang sebagai sebuah cara yang bisa dimainkan. Sementara sekelompok lainnya yang pernah ber-multi-stakeholders memandang bahwa lebih banyak energi dan pesimis di hari kemudiannya. Sedang satu kelompok memandang bahwa multi-stakeholders sebagai sebuah yang sangat ditabukan.

Melihat gejolak multi-stakeholders, masih perlu dilihat lebih dalam. Karena point keseimbangan pengetahuan masih belum pernah dilirik dalam ber-multi-stakeholders. Disaat satu kepentingan (biasanya kelompok rakyat) masih belum memiliki pengetahuan yang memadai, telah diajak ber-multi-stakeholders, akhirnya malah menjadi sebuah pen’jebak’an ke dalam lingkar multi-stakeholders ini. Kemudian, kelompok pemerintah memiliki kecenderungan pula miskin pengetahuan, yang akhirnya hanya menjadi sebuah stempel. Yang sangat bermain dalam kelompok multi-stakeholders adalah pihak swasta dan kelompok organisasi non-pemerintah (yang cenderung mengambil kendali). Lalu kalau sudah demikian, masih layakkah ber-multi-stakeholders saat ini?



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2006. multi-stakeholders: efektifkah?. http://timpakul.web.id/multipihak.html (dikutip tanggal 8 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

2 ikung mahalabiu gasan “multi-stakeholders: efektifkah?”

Show / Hide Comments
  1. timpakul says:

    multi-stakeholders dipakai oleh sebagian kelompok masyarakat sipil sebagai istilah bagi berbagai kepentingan yang memiliki keterkaitan (kepentingan) terhadap hal tersebut.

  2. obot says:

    bang, multi stakeholder itu apa sih? bukannya stakeholder sendiri sudah jamak? apa maksudnya beda kepentingan antara stakeholder (alih-alih para stakeholder memiliki kepentingan yang serupa)?

Bekomen yukz