orangutan

4 November 2006 | celoteh oleh

Nov
04

“fernando ditusuk parang saat menyerang seorang teknisi rumah perbaikan mental yang akan memberinya makan” demikian seorang kawan mengabarkan. “seekor orangutan dibelenggu dengan tali biru oleh sebuah pekerja di stasiun riset yang didanai oleh sebuah lembaga konservasi internasional”, kawan lain berujar.

orangutan. ikon satwa internasional. selain panda yang telah mendunia. terkadang panda bermesraan dengan orangutan. daun terap pun mengambil makan darinya. pesut mahakam masih terlalu sibuk mencari makan. bekantan tak tahu harus berbuat apa.

kematian orangutan. memancing amarah. makian dilontarkan. cemooh digumamkan. “hanya karena kalian iri memandang lutunya diriku” ujar orangutan. orangutan terpelajar hanya bisa menggerutu. tak ada keberanian berteriak. takut kalau nampan makan siangnya tak lagi ada makanan. bekantan hanya berdiam di sudut rawa kota yang sedang mengering.

gelang emas di kaki. gemerincing kalung berlian di lehernya yang berbulu. cincin perak bersinar. etalase sebuah keserakahan. hamparan jamrud hijau semakin mengecil. tetes darah dan air mata mengalir di anak sungai. nyanyian pasrah disenandungkan. tabuh genderang kematian.

orangutan. menguras kocek, bukan untuknya. gambar tempel tunjukkan rasa peduli. pin bertahta permata bukti keprihatinan bersama. tangan lain mencengkeram leher anak negeri. kuras habis mineral terakhir.

orangutan. dalam sajian kemunafikan.

tak penting orangutan !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2006. orangutan. http://timpakul.web.id/orangutan-6.html (dikutip tanggal 5 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz