paperless dan e-Gov
Celoteh pada 10 January 2010 dalam topik celoteh [
] -
550 views
gerakan pengurangan penggunaan kertas mulai berkembang. dari mading online hingga urusan pembuatan tugas tanpa kertas. mengirimkan melalui email hingga mengirimkannya pada sebuah blog. gerakan ini diyakini mampu menjadikan jumlah penggunaan kertas berkurang. asumsinya, penebangan pepohonan pun semakin berkurang.
e-Government pun dimulai. untuk sebuah efisiensi pelayanan publik. perangkat teknologi informasi terus dikembangkan. aplikasi baru berbayar yang kadang tak murah di dalam tendernya. hingga mulai membangun kantor maya dan juga mengembangkan sistem layanan satu pintu ataupun satu atap. pun dikembangkan sistem lelang proyek secara online. sebuah inovasi yang menanti sumberdaya yang lebih baik.
dua moda gerakan ini saling berjalan beriringan. walau kemudian, masih ada celotehan keluh-kesah penggunanya. saat paperless digunakan, sang dosen pun mewajibkan penggunaan USB-disk. seorang mahasiswa berujar “kok harus diwajibkan, saya kan nggak punya uang untuk membelinya“. “kok harus lewat email, saya kan nggak sanggup bayar warnetnya“. padahal untuk bermain bola sodok selama berjam-jam pun masih sanggup dilakoni.
sementara, ketika kantor maya sudah berjalan, masih pula mesin printer bekerja. “tolong di cetak saja, dan letakkan di atas meja saya” ujar kepala sebuah institusi kepada staffnya. masih banyak loncatan waktu yang diperlukan untuk menjadikan penggunaan teknologi informasi agar lebih mempermudah kerja, bukan untuk mempersulit kehidupan.
saat di awal 2007, masih sangat sedikit mereka yang menggunakan situs jejaring sosial. ketika blackberry menjadi sebuah trend gaya hidup, maka pertumbuhan pengguna situs jejaring sosial semakin meningkat tajam. bahkan mereka yang tak pernah mengenal internet pun, sangat rajin mengupdate status mereka di situs jejaring sosial. baik facebook maupun twitter.
menjadikan paperless dan e-Gov sebagai sebuah trend gaya hidup, menjadi sebuah tantangan tersendiri. membuat setiap orang yakin bahwa bekerja secara mobile akan lebih mengefisienkan sang waktu. pada saatnya akan ada aplikasi sederhana di blackberry ataupun smartphone lainnya untuk mengimplementasikan aplikasi e-Gov dan mendukung gerakan paperless.
teknologi informasi bukanlah sebuah barang mahal lagi. segalanya telah semakin murah. apalagi bila saja pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota, cukup berbaik hati untuk menyediakan titik-titik panas agar warga kota dapat terhubung di dunia maya.
pada paperles menuju e-Gov !
Blogmark: Technorati | Feedster | Bloglines | Lintas Berita | Del.icio.us | Digg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Ade Fadli lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.
Kirim email gasan bamamay

![Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. [Pasal 28F UUD 1945]](http://timpakul.web.id/wp-content/themes/mimbo/images/t-info.png)






