Ikan adalah segala jenis organisme yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan [PP No. 60/2007 tentang Konservasi Sumberdaya Ikan, pasal 1 (6)]
setelah Departemen Kehutanan mengalihkan pengelolaan kawasan konservasi laut ke Departemen Kelautan dan Perikanan, DKP lalu bergegas untuk mendeklarasikan Kawasan Konservasi Laut Nasional, yaitu Kawasan Laut Sawu. Akibatnya, tumbuh kegusaran rakyat di Lamalera. Dan Forum Masyarakat Peduli Tradisi Penangkapan Ikan Paus pun menyatakan sikap menolak rencana konservasi tersebut dan sangat tidak setuju dengan pernyataan DKP.
Paus, selalu lekat dengan sebutan sebagai ikan. paus sebenarnya adalah mamalia laut. Paus bukan ikan dan memang beda dengan ikan.
terlepas dari perdebatan ikan atau bukannya seekor paus, rencana konservasi yang didorongkan oleh lembaga konservasi internasional, tak lebih dari sebuah cara untuk menghilangkan sistem kehidupan dan budaya negeri ini. satu persatu sistem budaya dalam pengelolaan kawasan hilang, seiring dengan penetapan sebuah kawasan sebagai kawasan konservasi. dan seiring dengan hal tersebut juga, maka semakin banyak kekayaan alam yang ‘dikuras’ dari negeri ini.
konservasi, negeri ini sudah memilikinya. tanpa sebutan konservasi. namun sistem tradisional negeri ini sudah cukup tuntas mengupas bagaimana keberlanjutan sebuah sistem kehidupan. menempatkan kawasan larangan, hingga waktu larangan, dalam pemanfaatan kekayaan alam. dengan berbasis pada siklus kehidupan dan sistem saling berketergantungan antar makhluk.
pada paus yang bukan ikan !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2009. paus bukan ikan. http://timpakul.web.id/paus-bukan-ikan.html (dikutip tanggal 7 February 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul