kami peduli

19 April 2007 | topik: khayal | oleh

Apr
19

kami peduli
benar…
kami benar-benar peduli

lihat..
itu monumen hutan yang kami buat
dari dana perusahaan yang kemarin mencemari tambak di sana
mereka baik
mereka beri uang untuk monumen itu
pasti mereka baik…
kemarin memang mereka merusak lingkungan
hari ini mereka beri uang
kami juga diberi uang
agar tak bersuara lagi
supaya tak bernyanyi lagi
tentang pengrusakan dan kekejaman yang telah mereka buat

kami peduli
benar…
kami benar-benar peduli

lihat tempat sampah itu
kami yang meletakkannya disana
ada logo perusahaan yang kemarin mengambil paksa sawah petani
mereka peduli dengan lingkungan
mereka baik
mereka beri uang untuk membuat tempat sampah itu
pasti mereka baik
kemarin memang mereka berbuat jahat pada petani
tapi sekarang mereka telah berubah
katanya mereka ingin menjadi baik
hari ini kami diberi uang
katanya supaya kami bisa berbuat bagi lingkungan hidup
kami ambil uang mereka
karena kami percaya mereka baik

kami peduli
benar…
kami benar-benar peduli
namun tak pernah kami peduli tentang nyanyian kematian di sudut kampung

[070419]
:: bagi mereka yang percaya akan ada kebaikan dari penjahat lingkungan hidup



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2007. kami peduli. http://timpakul.web.id/peduli-3.html (dikutip tanggal 19 May 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Saikung mahalabiu gasan “kami peduli”

Show / Hide Comments
  1. vanny says:

    wahhhh,

    gw suka bahasanya …. daleeeemmmmm banget!
    mewakili perasaan gw banget tuh, sebagian orang emanng suka “gelap mata” menganggap bahwa komunitas mereka lebih baik dan “pure”, padahal mereka gak sadar ….

    ….

    andai gw bisa berbahasa se “smooth” diatas …

    jadi gw gak akan dianggap aneh kayak sekarang …

    guys, lebih telitilah sebelum “membeli”

Bekomen yukz