pertemuan orangutan

29 January 2009 | celoteh oleh

Jan
29

hari ini (29/01), orangutan pada berkumpul di tepi sebuah hutan yang kabarnya dilindungi oleh pemerintah. mereka sedang mendiskusikan tentang pilihan tempat hidup yang baru. sebuah peta digelar di pelataran tonggak ulin. garis-garis berwarna-warni mencerahkan pagi berawan hari ini. pertambangan, perkebunan besar, kebun kayu, hak pengusahaan hutan, transmigrasi, pertambakan, kawasan industri, hingga tak lagi tersisa tanah untuk berkehidupan.

pepohonan tak ada lagi. tempat meletakkan ranting dan dedaunan untuk membangun sebuah sarang pun tak tersedia. untung saja, pulau ini tak lagi menyediakan tempat bagi harimau ataupun pemangsa lainnya. hingga para orangutan dapat bersantai di tepi sebuah jalan tambang. ataupun sekedar minum kopi di sebuah warung di dalam taman nasional.

tak jauh dari tempat orangutan berdiskusi. tak lebih dari 150 km. di sebuah pusat pemerintahan provinsi. orang-orang yang katanya peduli dengan orangutan berdiskusi. ingin membangun kelembagaan orangutan, katanya. padahal, enam tahun lalu, masih ada teronggok sebuah SK Gubernur untuk sebuah kelompok kerja pelestarian orangutan dan habitatnya. mungkin orang-orang itu sudah lupa, ataupun sudah melupakan, atau bisa jadi karena memang sudah tak lagi punya ingatan.

katanya, mereka mencari tempat berlindung bagi orangutan. sebuah organisasi dengan dana yang tak terbatas dari AS meletakkan dalam capaian organisasi mereka. “harus ada lembaga lokal untuk pelestarian orangutan”, begitu tertulis. para pekerja di lembaga konservasi internasional pun sebelumnya harus hilir mudik, untuk memperoleh sebuah undangan ber-kop Sekretariat Daerah dan ditandatangai oleh pejabat provinsi. “agar semua tertarik datang”, ujar seorang kawan.

dinamika penyelamatan orangutan telah bergeser. demi kucuran dollar ke kantong-kantong pelancong. peneliti hilir mudik, atas nama orangutan. perlahan, data dan fakta mengalir ke negeri seberang. konsesi konservasi akan segera dibentuk. agar dapat dikuasi tanah subur di tepi garis khatulistiwa.

tak perlu menyadarkan diri. karena sesaat lagi waktu peradaban akan berganti. sistem kehidupan akan segera berubah. pada sang waktu, harus menanti.

pada pertemuan orangutan dan orang utan !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2009. pertemuan orangutan. http://timpakul.web.id/pertemuan-orangutan.html (dikutip tanggal 5 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz