“cabainya tak bisa berbuah besar, pisang busuk di bagian dalam” ujar seorang petani perempuan di puncak sumatera.
pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim telah menyentuh hingga ke level yang terendah. meningkatnya jumlah penyakit bagi manusia, satwa ataupun tetumbuhan. sulitnya memprediksi cuaca. hingga bencana ekologi yang semakin sering.
kemiskinan secara tak langsung mengikuti atas gagalnya produksi pertanian. para petani, nelayan ataupun kelompok pengelola sumberdaya merupakan kelompok yang paling menerima dampak. bukanlah kelompok kota, yang masih memiliki kemampuan untuk beradaptasi. juga bukan dari kelompok yang hidup di eropa, yang kian mampu meningkatkan produktivitas pertanian akibat kenaikan suhu di belahan utara.
kondisi lingkungan hidup diperparah dengan semakin masifnya pemodal menggerus kondisi alam. menebang pepohonan, membongkar tanah, menebar pencemar. krisis kehidupan didorongkan semakin cepat. dan bisa jadi benar bahwa negeri ini akan kehilangan 40% penduduknya di dua tahun mendatang.
krisis keuangan hari ini, juga menambah beban terberat bagi alam kehidupan. ekstraksi sumberdaya alam akan semakin meningkat dan tak terkendali akibat tidak adanya jaring pengaman kehidupan yang kokoh untuk menopang keterpurukan. rusaknya kehidupan, tidak akan mampu dijawab dari sebuah pertemuan di hotel berbintang lima. dukungan penuh bagi perubahan negeri sangat diperlukan. saat ini ataukah dua tahun lagi?
tak penting pemanasan global !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. petani dan pemanasan global. http://timpakul.web.id/petani-dan-pemanasan-global.html (dikutip tanggal 19 May 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul
kiamat gak usah ditunggu. itu pasti terjadi. yang penting sekarang bagaimana kita mengelola lingkungan kita supaya tidak memperburuk kondisi bumi. bertani organik adalah salah satu alternatif dalam merawat bumi ini.
Cao..
petanis last blog post..PETANI
setiap terjadi perubahan dalam ekosistem yang paling rentan terkena dampak adalah spesies yang paling lemah tapi ingat ketika perubahan iklim terjadi secara tajam yang kuatpun tidak akan sanggup bertahan, kepunahan dinosaurus jutaan tahun yang lalu juga diawali dari perubahan iklim, jadi sekarang ini tinggal menunggu kapan “kiamat” ini akan menghantam manusia yang diakibatkan keserakannya sendiri