“politik memang buta“. inilah ungkapan seorang yang sangat geram dengan situasi perpolitikan daerah saat ini. beliau bukanlah seorang pengamat politik ataupun seorang akademisi, hanya seorang warga negara yang coba kritis terhadap kondisi negeri hari ini.
ketika permainan politik dimulai, sangat sukar dipetakan mana kawan, apalagi lawan. satu waktu bertarung, di waktu lain bermesraan. tak mudah memang dipahami oleh rakyat. inilah sebuah dinamika perpolitikan yang tengah belajar tentang sebuah kata demokrasi, yang kadang terjerumus menuju democrazy.
tak ada yang dapat diharapkan dari pemimpin yang lahir dari sebuah konspirasi dan persekongkolan politik. yang terjadi dalam perjalanan pemerintahan hanyalah sebuah upaya penumpukan keping emas dari kelompok kepentingan. rakyat kembali diabaikan. tak ada sebuah hal yang mampu dilakukan selain hanya berharap pada rumput yang bergoyang.
tak penting politik buta !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. politik buta. http://timpakul.web.id/politik-buta.html (dikutip tanggal 7 February 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul