sebuah seminar yang dilaksanakan oleh sebuah kelompok pecinta alam mengambil tema “Reboisasi, Sebuah Solusi Cerdas Hijaukan Kaltim”. ketika melihat judul ini, sebuah pertanyaan adakah apakah benar proyek reboisasi sebagai sebuah solusi cerdas. tak penting memang mempermasalahkan kecerdasan, karena sebenarnya ada sebuah pertanyaan sederhana berkaitan dengan reboisasi itu sendiri.
reboisasi sendiri, sebagai sebuah proyek, selama ini hanya menjadi sebuah arena pengumpulan keping emas. beberapa pimpinan proyek di awal digulirkannya proyek ini, telah menikmati bercengkerama dengan jaksa, dan beberapa sudah pernah tinggal di balik jeruji. artinya kemudian, bahwa reboisasi hanyalah sebuah proyek yang tak terlaksanakan.
dalam konteks keberhasilan ekologi, reboisasi sendiri belum mampu menghasilkan tutupan lahan yang lebih baik. tingkat kerusakan yang jauh lebih tinggi dibandingkan upaya perbaikan, menjadikan tak jua ada penambahan luas lahan yang menghijau. selain juga, masih terlalu banyak kawasan yang diberikan pada industri ekstraktif.
tak penting reboisasi !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. reboisasi: apakah cerdas sebagai solusi?. http://timpakul.web.id/reboisasi-apakah-cerdas-sebagai-solusi.html (dikutip tanggal 19 May 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul
seandainya reboisasi selalu dilaksanakan sejak dini dengan kesadaran penuh
bahwasanya itu untuk pemulihan lingkungan dan bukan menjadi sebuah ruang bebas mencuri kesempatan
untuk kepentingan pribadi dan bukan dilaksanakan ketika hutan gersang sudah menjadi pemandangan umum,,
reboisasi akan menjadi satu dari solusi mempertahankan keseimbangan lingkungan….
“itu seandainya….”
setuju.
memang rata2 proyek reboisasi hanya melahirkan satu koruptor lagi yang muncul di tv.
Tapi kalo diliat konteksnya secara utuh, harusnya reboisasi bisa tetap menjadi solusi cerdas kalau dilakukan dengan tepat
*ah…tahu apa saya cuma anak SMA yang masih seneng ngebuang sampah di jalanan…hehehe
salam kenal mas