sepeda kesetrum

17 April 2010 | topik: urai | oleh

Apr
17

Pemprov Kaltim telah bersetuju untuk membangun pabrik perakitan sepeda listrik China di Kariangau, Balikpapan. Gubernur juga mengatakan telah memesan 1.000 unit dengan harga $600 setiap unitnya, artinya tak kurang dari $600.000 telah pasti didapatkan oleh investor. juga akan dipesan lagi 3.000 unit setelah tahap pertama itu. kabarnya investasi yang dibutuhkan sekitar $3,5 juta.

ada beberapa pertanyaan mendasar terkait dengan kerjasama tersebut. pertama, harga sepeda listrik di pasaran, berkisar antara Rp 3,5 – 5 juta. artinya telah ada keuntungan lebih sekitar Rp 700 ribu – 2,2 juta, tergantung jenis yang akan dibeli. artinya telah ada unsur penggunaan kekuasaan, untuk memberikan keuntungan seseorang atau kelompok orang.

kedua, akan ada insentif tanpa pajak. dengan dalih bahwa ini ramah lingkungan, lalu kemudian diberikan dispensasi pajak. padahal pajak harusnya tetap ada, dan retribusi yang harusnya tak diberikan.

ketiga, sepeda listrik dikatakan ramah lingkungan. mari berpikir ulang, sepeda listrik membutuhkan listrik, dan listrik dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. artinya, emisi gas rumah kaca tetap akan terjadi.

keempat, Pemprov Kaltim memilih bekerjasama dengan Zhejiang LVJIA Vehicle Industry Co.Ltd. padahal ada 12.247 perusahaan pembuat sepeda listrik di China. dan kalau iseng nge-googling, sulit sekali menemukan nama perusahaan tersebut, yang ada hanyalah perusahaan package container. bila dilihat lebih jauh, banyak perusahaan sepeda listrik di China yang terancam ditutup, mungkin ini yang menjadikan mereka memindahkan pabriknya ke Kaltim.

kelima, di China sendiri, sepeda listrik dibenci. ini karena sepeda listrik sering menimbulkan kecelakaan di jalan-jalan raya China. apakah kemudian ini telah dipikirkan oleh Gubernur Kaltim?

lajur khusus - bukan sepeda listrikyang terpenting di Kaltim adalah lajur khusus untuk pengguna sepeda (tanpa listrik). baru satu kota di Kaltim yang membuat lajur khusus sepeda, yaitu Kota Balikpapan. bila memang Pemprov Kaltim punya keinginan baik bagi menurunkan emisi, bukan dengan menggunakan kekuasaannya untuk menguntungkan pihak tertentu dan terus melanggengkan emisi karbon. lajur khusus pengguna sepeda menjadi penting. dan mengayuh akan jauh lebih baik, dibandingkan menggunakan listrik. selain energi yang digunakan juga tak bersih, komponen elektroniknya juga akan menjadi sampah beracun baru di tanah ini.

LAJUR KHUSUS SEPEDA – BUKAN SEPEDA LISTRIK !

Baca pasal-pasal UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terkait Lajur Sepeda di laman Bike2Work Indonesia



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2010. sepeda kesetrum. http://timpakul.web.id/sepeda-kesetrum.html (dikutip tanggal 19 May 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

2 ikung mahalabiu gasan “sepeda kesetrum”

Show / Hide Comments
  1. nada says:

    sabar…baru juga rencana, baru juga sebatas penandatanganan MoU,belum terealisasi juga kalo? masih perlu pertimbangan secara matang, aspek2 lingkungan juga belum terbahas secara tuntas, jadi apa yang musti direpotkan???

  2. yayu says:

    sebelum pemprov kaltim punya rencana sepeda listrik, sudah beberapa tahun lali aku mau beli, tapi sama mama’ku ngga boleh katanya boros listrik (benar juga katanya), jadi beli sepeda yg biasa aja, ternyata dampaknya lebih jauh lagi ya… tapi kan bentuknya lucu dan unik, makanya pengen punya.hmmm..jd gmn ya…

Bekomen yukz