sepuluh juta

7 July 2010 | celoteh oleh

Jul
07

saya dikabari, kalau gaji disini bisa sampai sepuluh juta. makanya saya datang. eh.. malah saya harus nganggur sebulan, dan sekarang hanya dengan gaji tiga ratus ribu saja. bulan depan saya akan kembali” ujar seorang kawan di antara kolam ikan.

promosi yang berlebih, dari mulut ke mulut, hingga dari media, telah membius banyak orang untuk memberanikan diri untuk keluar dari kampungnya. menuju tanah baru, dengan bergantung harapan yang beragam. dari pembangunan gedung, kebun sawit, hingga tambang. sepertinya menggiurkan. namun tak selalu menghadirkan mimpi menjadi kenyataan.

geliat ekonomi yang terlihat hanyalah sebuah ekonomi semu. seolah-olah provinsi yang kaya akan aset-aset alam, menjadi penyedia bagi kesejahteraan. padahal kemudian, kondisi sebaliknya yang terjadi. situs-situs kemiskinan tertinggi, justru lahir di wilayah yang kaya akan aset-aset alam.

pertarungan kehidupan, melepaskan diri dari kampung, melepaskan ritual kehidupan, perlahan terus didorong oleh semakin masifnya penghisapan yang terjadi. kampung-kampung ditinggalkan kaum muda. wilayah-wilayah kota dipenuhi oleh mereka yang berharap. tak terlalu mudah kemudian untuk terus mempertahankan kehidupan sebenarnya.

sepuluh juta sebulan, tentunya menjadi penggoda. untaian ini pun terus dikumandangkan oleh pemodal. akan ada listrik di kampung, akan ada jalan, sekolah, fasilitas kesehatan, dan beragam fasilitas publik lainnya. juga plasma dari kebun ataupun sekedar uang kompensasi. namun segalanya tak terlalu mudah diraih. harus ada demo, harus ada unjuk rasa. karena tak pernah ada niat baik dari pemodal. yang selama ini sangat dikendalikan oleh sistem ekonomi dunia.

berharap akan sebuah kesejahteraan. tak terlalu sering terjadi. masih sangat jauh dari sebuah harapan. sementara, lahan-lahan pertanian di kampung sudah tergadaikan. hanya menjadi buruh di tanah sendiri yang mungkin dilakukan.

pada sepuluh juta !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2010. sepuluh juta. http://timpakul.web.id/sepuluh-juta.html (dikutip tanggal 7 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

4 ikung mahalabiu gasan “sepuluh juta”

Show / Hide Comments
  1. Indira says:

    Wah berarti harus dengan perjuangan yah .hahahha

  2. Kojeje says:

    Wahhh…. harus tahan uji tuh :)

  3. jaman kapitalis…mau apa lagi?
    nice blog!

  4. eric says:

    wah godaan tuh…
    :)

Bekomen yukz