seuntai ilalang di pembaringan

17 March 2008 | khayal oleh

Mar
17

seuntai ilalang berlabuh di pembaringan
diam terpaku pada sang waktu
bulu halusnya goretkan sehelai benang
tercerabut dari kain yang tak putih lagi
ilalang menguning
perlahan menjadi coklat dan rapuh
pada siapa ia akan bercerita

seuntai ilalang mengurai jelaga
yang tak pernah henti menghitamkan jiwa
kebekuan hadir menggumam rasa
bersama udara panas saat subuh menjelang
berlalu tanpa pesan
kapan ia akan pergi

ilalang tak jua bicara
hanya diam
tak ada kata
goretannya gambaran luka
sepi
senyap
hingga gemuruh membelah langit
yang tak tampakkan mentarijiwa
hitam
pekat
ia semakin rapuh
dalam belaian
kerinduan yang tak tersampaikan

[080317]
:: menari diatas ilalang



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2008. seuntai ilalang di pembaringan. http://timpakul.web.id/seuntai-ilalang-di-pembaringan.html (dikutip tanggal 8 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz