tak berarti bebas

22 August 2009 | celoteh oleh

Aug
22

blog, tak berarti bebas” judul sebuah artikel tentang belajar blog. kutipan ini merupakan kalimat negatif yang ditangkap oleh seorang penulis media. padahal, dalam pembelajaran, sang tutor dan beberapa pegiat dunia maya selalu mengatakan, “tulislah hal-hal yang positif“.

pertentangan. antara sebuah kebebasan dalam menulis dan keterbatasan dalam menuangkannya. masih ada sekat yang harus dibongkar diantara ruang yang sudah terbuka. dalam sebuah komentar ditulis “alasan kedutaan tersebut mendukung PB adalah semangat blogger mengusung kebebasan berpendapat yang sejalan dengan prinsip dasar negara mereka“. lalu?

mari melihat lebih jelas, ketika sebuah sistem informasi yang terbangun dalam sebuah negara hendak dibongkar oleh negeri yang kabarnya adikuasa itu. bagaimana intervensi negara dilakukan hanya untuk mengabarkan kabar-kabar yang tak jua benar. siapa yang menguasai media jejaring informasi, dari sanalah sebuah kebenaran berita diperoleh. hasilnya, kekuasaan yang diperebutkan.

kebebasan dalam blog akan membangun sendiri sekat di dalamnya. dalam mengurai pikiran, tak penting adanya sebuah pembatasan. para penuang alam pikir, akan bertemu dengan batasan yang didefinisikannya sendiri. bukan buah hasil dari kebijakan yang dipengaruhi oleh dana utang ataupun hibah asing.

negeri ini sudah merdeka, namun hanya 4 tahun. selebihnya, dominansi penjajah kembali menguasainya“. satu per satu alam kekuasaan mulai dibertarung. siapa yang lebih kuat, bisa jadi sebuah kebenaran absolut. etika blogger pun dipaksakan untuk dibuat. untuk membangun istana emas tak berjiwa.

ketika mafia blogger mulai membangun pertemuan. pada sebuah awal untuk melindungi sekumpulannya. lambat laun, menjadi sebuah oase semu. pelan dan seolah tetap berada pada jalur kebenaran. penguasa administrasi mulai mendukung. pemodal beriringan memberikan dukungan. satu semangat, kabarnya. satu kebangsaan, ujarnya. kebenaran akan datang pada waktunya.

pada sebuah kebebasan yang tak berarti !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2009. tak berarti bebas. http://timpakul.web.id/tak-berarti-bebas.html (dikutip tanggal 7 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

3 ikung mahalabiu gasan “tak berarti bebas”

Show / Hide Comments
  1. maryotods says:

    TERGANTUNG BANGSA DIRI SENDRI SANGGUPKAH MENGHADAPI BLOG DARI NEGARA LAIN JANGAN SALAHKAN NEGARA LAIN KALAU DIRI PRIBADI TIDAK SANGGUP NGEBLOG

  2. Aditya Sani says:

    wah, kekuasaan memang topik ngeblog yang gak akan ada habisnya ya..
    .-= Tulisan Aditya Sani yang terbaru blog ..Roaring twenties =-.

Bekomen yukz