tanah harapan
Celoteh pada 7 January 2009 dalam topik khayal [
] -
456 views
petarungan ruang kehidupan terus terrjadi. tanah kehidupan yang dipenuhi dengan keinginan akan sebuah kesucian. darah dan air mata terus mengalir.
akankah semakin sempit tanah kehidupan terus semakin menghilang. dan akan semakin sedikit benih kehidupan yang akan mampu bertahan.
ruang semakin menyempit. ataukah makhluk yang semakin cepat bertumbuh. persinggungan melahirkan kompetisi tanpa pengadil. 15% dari makhluk bernama manusia menguasai 85% ruang bagi seluruh makhluk berkehidupan.
kembang api yang sangat besar menghujam tanah. hening sesaat. hingga tersisa kepingan-kepingan harapan. di sela-sela daging, darah dan amarah yang menggelegar.
inikah rumah bersama bagi kehidupan. tak adakah sebuah damai. haruskah terus menghamba pada sebuah kuasa yang selalu menggurita. tanah harapan. tanah kehidupan. tanah yang harusnya dipenuhi dengan kedamaian.
Blogmark: Technorati | Feedster | Bloglines | Lintas Berita | Del.icio.us | Digg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Ade Fadli lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.
Kirim email gasan bamamay

![Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. [Pasal 28F UUD 1945]](http://timpakul.web.id/wp-content/themes/mimbo/images/t-info.png)







perdamain akan kah terjadi disini..
[Reply]
weeeww, permainan kata2 anda sangat menyentuh ok anda ada bakat nih, thanks
[Reply]