tapak tak berbekas

kelana dalam sebuah bayang
kisah menebar pada ruang berbeda
satu cahaya kerinduan
bagi secercah nafas yang mendera

aku diam
di satu waktu yang tak ingin berhenti
aku menanti
sebuah aras tak berujung
aku bisu
merangkai kata tanpa makna

raut jasad putih menjauh
perlahan tanpa berbalik arah
lengkingan suara itu masih berada
di gendang telinga yang lelah mendengar

aku tak rasa
pada akal terus bergejolak
aku tak berkata
mengiringi gumam nyanyi sunyi
aku tak mendengar
segaris tapak tak berbekas

[081114]
:: ingatan meredam masa di khao yai


4 Comments to “tapak tak berbekas”

  1. bagus puisinya….

    DJ emang kacau blakangan boss

    hendris last blog post..Akhirnya UP lagi…

    [Reply]

  2. bagus puisinya….

    DJ emang bermasalah blakangan boss

    [Reply]

  3. Mantep pak !!!!

    contact saya pak
    ym : rian_fr_smd

    Ada communnity blogger samarinda gak pak ?

    [Reply]

  4. jar urang jawa puisi pian ini dalem banget. pa kabar sungai karang mumus?

    to paluhlimbuy: sama pertanyaanku jua itu, setahuku ada aja pang tapi anggotanya kebanyakan sudah menjadi selebritis blog, pina ngalih handak menagur kita-kita yang masih ingusan ini. sampai limbuy paluh menyasahi bubuhannya tu, mana kada diheraninya jua.

    dedens last blog post..Trackback = Berkomentar Jarak Jauh

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam Protection by WP-SpamFree


Rss Feed Tweeter button Technorati button Reddit button Linkedin button Delicious button Digg button Flickr button Stumbleupon button