tokek belang

16 September 2010 | topik: explore | oleh

Sep
16

Luar biasa! Seekor Tokek raksasa seberat 64 kilogram yang ditemukan di perbatasan Nunukan-Malaysia di Kalakbakan, akhirnya terjual dengan harga 64 juta ringgit Malaysia atau setara Rp 179,2 miliar (kurs Rp 2.800).” [tribunkaltim]

tokek seharga miliaran rupiah. pasti tak asing mendengar berita itu. kabar yang menghebohkan itu hadir pada bulan Mei 2010 ini. bias jadi benar, bahwa tokek dapat berharga jutaan rupiah. namun, bila tokek dapat memiliki berat hingga 64 kilogram, inilah yang menjadi tanda tanya. dan pastinya ini bukan tokek racun ataupun tokek belang.

pada sebuah perbincangan dengan seorang pewarta sekantor penulis berita, ada informasi yang sepertinya tak sempurna diperoleh pemberita. pemberita tak langsung bertemu pada sumber pertama. gambar hanya diperoleh melalui perantara. akhirnya berita ini menjadi sebuah tanda tanya besar, sama halnya dengan berita ditemukan ular piton raksasa, yang kabarnya di ulu mahakam. demikian tentang ular naga di hulu mahakam. semua sumber pemberita bukanlah sumber primer.

bila menyaksikan foto tokek dengan diperbesar, maka dapat dilihat dengan jelas adanya penggabungan dua foto, karena perbedaan resolusi dan perbedaan warna dasar (lantai).

tak ada yang salah dengan sebuah pemberitaan yang menghebohkan. hanya kejelian redaktur untuk melakukan cek dan ricek terhadap berita yang dimuat, sepertinya menjadi penting. pun ketika ada pertanyaan publik, harusnya ada jawaban dari pemberita. mungkin berita ini usang, tapi setidaknya tokek belang tak akan usang. masih akan ada berita heboh dari keanehan alam, yang penting untuk melakukan uji ulang dan konfirmasi pada sumber pertama. supaya kemudian tak turun kepercayaan publik kepada media sebagai sumber berita utama publik.

pada tokek belang !

*) gambar bersumber dari situs tribunkaltim



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2010. tokek belang. http://timpakul.web.id/tokek-belang.html (dikutip tanggal 19 May 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz