timpakul mahalabiu

menjadi minoritas itu pilihan !

Arsip untuk kategori ‘aku’

ada pejabat mau datang

Celoteh Ade Fadli • 20 Feb 2010 • Kategori: aku

ada pejabat mau datang. jadi harus mulai berbenah. merapikan semua sudut pandang. berharap agar sang pejabat memberikan sebuah sapa membahagiakan. setelah itu, memastikan bahwa aku akan terus berada di kursi empukku.
ada pejabat mau datang. pedagang kaki lima harus berhenti berjualan. anak-anak sekolah dilatih untuk memegang bendera kecil di tepi jalan. paduan suara mengasah suaranya [...]



sebuah pekerjaan

Celoteh Ade Fadli • 17 Jan 2010 • Kategori: aku

apa yang dimaknai dengan sebuah pekerjaan? sebuah kegiatan yang kemudian diberikan imbalan berupa uang dalam setiap bulannya? atau sesuatu yang menghasilkan uang melimpah? atau sepertinya, hanyalah sebuah hal yang tak terlalu penting diisi dalam setiap formulir yang diberikan.
bagi sebagian, pekerjaan dipandang setara dengan sebuah kehormatan. pekerjaan menunjukkan sebuah harkat. pekerjaan menggambarkan sebuah nilai. maka [...]



dia itu ternyata tuli

Celoteh Ade Fadli • 9 Jan 2010 • Kategori: aku

“pak wali itu ternyata tuli, masa dikiau banyak orang, kada noleh“
di sebuah warung. sambil mengantri untuk membayar. seorang bapak berceloteh tepat di sampingku. “pak wali itu ternyata tuli, masa dikiau banyak orang, kada noleh“. aku mencoba menguji pendengaranku. beliau mengulangi lagi ungkapannya, “pak wali itu ternyata tuli. tadi pas di masijid, banyak yang mengiau sidin, [...]



pak otw

Celoteh Ade Fadli • 8 Jan 2010 • Kategori: aku

aku terjebak dalam sebuah rapat. di ruang berpendingin yang membekukan isi kepala. para pemimpin pelayan publik berikut dengan seorang pekerjanya hadir. makanan tersaji dalam kotak kertas, sebelum acara dimulai. beberapa mereka mulai menyantap isi kotak.
aku masih berkutat dengan file presentasi. katanya ini akan dipresentasikan pukul 1 ini. tak lama lagi. menggunakan program yang berbeda [...]



ini soal isi kepala !

Celoteh Ade Fadli • 5 Jan 2010 • Kategori: aku

hampir tak pernah membayangkan bahwa isi kepala yang sudah bergelar tinggi, terkadang terlalu tak berisi. demikian juga yang telah berjabatan tiinggi, terkadang jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang baru menyelesaikan bangku sekolah. aku sendiri sudah terlalu sering mencatat isi kepala yang dicurahkan melalui kata-kata. terkadang, aku harus selalu mengetikan kata-kata yang berulang.
pembelaan terhadap kepentingan [...]



lapar

Celoteh Ade Fadli • 15 Nov 2009 • Kategori: aku

“kamu lapar” tanyaku
“ya” dia menjawab sambil terus memegang ranting kecil
“sama.. aku juga lapar”
dia menatapku dengan tatapan yang entah seperti apa. ranting kecil di tangannya terus dipatahkannya sedikit demi sedikit. hamparan toko, foodmart, pujasera, makanan cepat saji, hingga warung tepi jalan, menyinari tempat kami duduk.
“kita beli makanan disana” ujarku sambil menunjuk sebuah warung.
dia menggeleng. “aku menunggu [...]



peta ini legal

Celoteh Ade Fadli • 14 Nov 2009 • Kategori: aku

“peta ini legal lho…. biarpun nggak ada titik koordinatnya”
“ya… tapi itu kan cuma sketsa…”
“tidak… ini kan lampiran SK Menteri“
satu waktu, saat aku diminta seorang kawan melakukan inventarisasi tegakan sebelum penebangan, aku dibekali selembar peta. cukup lengkap isi peta, dengan titik koordinat, dan nama-nama kampung di dekat lokasi. saat tiba di lokasi, aku bertanya ke kawan [...]



satwa besar itu makin tersingkir

Celoteh Ade Fadli • 10 Nov 2009 • Kategori: aku

“walau agak nggak percaya, tapi bisa jadi satwa besar itu menyingkir ke laut dalam. satu waktu, kapal selam pernah mendeteksi dan merekam suara, yang bukan dari kapal selam ataupun satwa laut lainnya. bisa jadi itu suara satwa itu” ujar kawan dari negeri utara, yang sedang mendalami pergolakan alam di timur.
keyakinan kawan ini, justru menghadirkan keraguan [...]



entah berapa waktu tersisa….

Celoteh Ade Fadli • 3 Nov 2009 • Kategori: aku

entah berapa lama lagi waktu tersisa. putaran jarumnya terus bergerak. berada pada sebuah ruang yang tak begitu mudah untuk ditembus. gejolak keinginan masih terus bertarung dengan sebuah impian.
tiga puluh tiga. bukan angka yang keluar di akhir pekan. masih sekedar menjadi simbul pengingat. bagai pendulum yang mengetuk jemari jiwa. perlahan membangkitkan bunga tidur dari peraduannya. [...]



tak biasa di luar

Celoteh Ade Fadli • 1 Nov 2009 • Kategori: aku

tujuh belas orang pelajar SLTA itu duduk sambil menatap layar yang memutar film “HOME”. beberapa sibuk bermain dengan telepon selulernya. satu dua orang tak kuat menahan kantuk, mulai memejamkan mata. mereka sedang belajar tentang perubahan iklim.
istilah perubahan iklim masih asing di telinga mereka. sama halnya dengan beberapa orang yang asing dengan istilah “global warming“. [...]



Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes