<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>timpakul mahalabiu &#187; urai</title>
	<atom:link href="http://timpakul.web.id/topik/urai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.web.id</link>
	<description>menjadi minoritas itu pilihan !</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 23:36:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Konservasi: Makna yang mendua</title>
		<link>http://timpakul.web.id/konservasi-makna-yang-mendua.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/konservasi-makna-yang-mendua.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 23:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[hcvf]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2812</guid>
		<description><![CDATA[Konservasi berasal dari “conservation” yang berdasar pada bahasa Latin “conservare” yang bermakna “to guard” atau melindungi. Dalam perkembangannya, kemudian terdapat dua pemahaman yang digunakan, yang satu kelompok tetap berada pada pemikiran untuk melindungi, sedangkan pada kelompok lain, memahaminya sebagai &#8220;untuk pemanfaatan terbatas agar berkelanjutan&#8221;. Kedua pemikiran dan pemahaman ini kemudian terus berjalan, tanpa pernah lagi... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2012. Konservasi: Makna yang mendua. http://timpakul.web.id/konservasi-makna-yang-mendua.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/konservasi-makna-yang-mendua.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FOOD ESTATE: Ketika Konstitusi Semakin Diabaikan</title>
		<link>http://timpakul.web.id/food-estate-ketika-konstitusi-semakin-diabaikan.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/food-estate-ketika-konstitusi-semakin-diabaikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 01:21:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[food estate]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2788</guid>
		<description><![CDATA[Food Estate bukanlah sebuah gagasan baru. Kehadiran telah ada, sejak korporasi mulai menguasai pemerintahan. Membangun sentra-sentra industri pangan ini semakin diperkuat saat revolusi hijau jilid pertama dilaksanakan. Hasilnya sudah jelas terlihat. Tak ada peningkatan kebahagiaan petani dalam jangka panjang. Industri semakin mencengkeram perputaran pangan. Dan warga semakin bergantung pada produk-produk dari luar wilayahnya. Merauke, menjadi... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2012. FOOD ESTATE: Ketika Konstitusi Semakin Diabaikan. http://timpakul.web.id/food-estate-ketika-konstitusi-semakin-diabaikan.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/food-estate-ketika-konstitusi-semakin-diabaikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Layanan Publik 2.0</title>
		<link>http://timpakul.web.id/layanan-publik-2-0.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/layanan-publik-2-0.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 10:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2787</guid>
		<description><![CDATA[“Kok bisa tahu kebakarannya disana?” seorang pengajar perguruan tinggi bertanya padaku. “Baca di twitter pak”. Jejaring sosial, telah menjadi sebuah cara baru berkomunikasi dan menginformasikan. Warga kota, sebagian besar telah memiliki akun di jejaring sosial. Facebook memang masih utama, pengguna twitter juga tak sedikit, sedangkan pengguna Koprol masih didominasi oleh generasi muda. Sangat disayangkan, penggunakan... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2012. Layanan Publik 2.0. http://timpakul.web.id/layanan-publik-2-0.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/layanan-publik-2-0.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perundingan Iklim di Kampung</title>
		<link>http://timpakul.web.id/perundingan-iklim-di-kampung.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/perundingan-iklim-di-kampung.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 00:24:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[ekspedisi hitam putih]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah kaltim tengah]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[redd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/perundingan-iklim-di-kampung.html</guid>
		<description><![CDATA[UNFCCC melakukan pertemuannya dengan pemimpin negara di Durban pada akhir tahun 2011 ini. Belum banyak kemajuan yang dihasilkan. Amerika Serikat masih enggan meratifikasi Protokol Kyoto, padahal 2012 tinggal sesaat. Penawaran skema baru pengurangan emisi terus digulirkan. IPCC pun menjadi tumpuan agar kemudian tak ada kewajiban penurunan emisi di negara industri. REDD, ditambah dengan plus-nya, menjadi... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2011. Perundingan Iklim di Kampung. http://timpakul.web.id/perundingan-iklim-di-kampung.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/perundingan-iklim-di-kampung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreeWay &#8230;. Bebaslah Menjalani</title>
		<link>http://timpakul.web.id/freeway-bebaslah-menjalani.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/freeway-bebaslah-menjalani.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 01:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[bukit soeharto]]></category>
		<category><![CDATA[freeway]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2677</guid>
		<description><![CDATA[Setiba-tibanya Kementerian Kehutanan berpihak kepada hutan. Dengan mengeluarkan pernyataan penolakan terhadap rencana freeway yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang melintasi Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Sehingga banyak pihak yang menyatakan bahwa itu adalah sebuah kemenangan bagi lingkungan. Bisa jadi benar, bila hanya melihat Tahura Bukit Soeharto sebagai status kawasan, sebagaimana pemerintah melihat hari... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2011. FreeWay &#8230;. Bebaslah Menjalani. http://timpakul.web.id/freeway-bebaslah-menjalani.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/freeway-bebaslah-menjalani.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Food Estate dan Penghancuran Kedaulatan Pangan #BAD11</title>
		<link>http://timpakul.web.id/food-estate-dan-penghancuran-kedaulatan-pangan-bad11.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/food-estate-dan-penghancuran-kedaulatan-pangan-bad11.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 16:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[bad11]]></category>
		<category><![CDATA[blog action day]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2672</guid>
		<description><![CDATA[Lagi, solusi terhadap kegagalan swasembada pangan yang dilahirkan oleh Pemerintah adalah membangun sebuah perkebunan pangan. Delta Kayan Farm Food Estate akan dibangun di Bulungan oleh sebuah perusahaan BUMN persero yang bekerjasama dengan swasta lain dengan luas 30.000 hektar. BUMN hanya akan mengelola 3.000 hektar, sementara sisanya akan digarap oleh pihak swasta. Kota Terpadu Mandiri Salim... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2011. Food Estate dan Penghancuran Kedaulatan Pangan #BAD11. http://timpakul.web.id/food-estate-dan-penghancuran-kedaulatan-pangan-bad11.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/food-estate-dan-penghancuran-kedaulatan-pangan-bad11.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menantikan Titik Balik Peradaban</title>
		<link>http://timpakul.web.id/menantikan-titik-balik-peradaban.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/menantikan-titik-balik-peradaban.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 02:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[green your mind]]></category>
		<category><![CDATA[net.work]]></category>
		<category><![CDATA[vhrmedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2575</guid>
		<description><![CDATA[Banjir, kian kerap menghampiri dengan intensitas dan kualitas yang kian mengkhawatirkan. Jumlah pengungsi akibat bencana ini semakin melipat dalam setiap kejadiannya. Bencana ekologis ini pun kerap dibarengi dengan longsor yang meredam nafas kehidupan makhluk disekitarnya. Di musim yang berbeda, kekeringan berkepanjangan, hingga berbuah pada asap yang menghimpun di udara. Aktivitas ekonomi menjadi kolaps. Namun, kejadian... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2011. Menantikan Titik Balik Peradaban. http://timpakul.web.id/menantikan-titik-balik-peradaban.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/menantikan-titik-balik-peradaban.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>relasi tubuh dan kecerdasan</title>
		<link>http://timpakul.web.id/relasi-tubuh-dan-kecerdasan.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/relasi-tubuh-dan-kecerdasan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2010 02:14:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[masih ingat tentunya saat masih bersekolah. pagi hari, guru sekolah dasar meminta siswa untuk meletakkan tangan di atas meja. dengan sebuah penggaris kayu satu meter, mulai berkeliling untuk melihat kuku. plak&#8230; penggaris dipukulkan, entah ke meja atau langsung ke tangan. &#8220;kukunya panjang&#8221; ujar guru tanpa senyuman. pada sekolah lain. seorang guru berkejar-kejaran dengan siswa. karena... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2010. relasi tubuh dan kecerdasan. http://timpakul.web.id/relasi-tubuh-dan-kecerdasan.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/relasi-tubuh-dan-kecerdasan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>REDD-Plus dan Pijat-Plus</title>
		<link>http://timpakul.web.id/redd-plus-dan-pijat-plus.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/redd-plus-dan-pijat-plus.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 08:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[iklim]]></category>
		<category><![CDATA[pijat]]></category>
		<category><![CDATA[redd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2584</guid>
		<description><![CDATA[Dari California hingga Oslo Waktu sudah mendekati pukul 18.00 wita. Pada sebuah gedung tempat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) berkantor di tepi sungai Mahakam Saat itu Gubernur Kaltim tengah memimpin rapat di lantai dua kantornya tersebut untuk mempersiapkan acara Kaltim Summit. Hampir seluruh Kepala Badan/Dinas hadir di ruangan tersebut. Keesokan hari, Kamis tanggal 7 Januari 2010,... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2010. REDD-Plus dan Pijat-Plus. http://timpakul.web.id/redd-plus-dan-pijat-plus.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/redd-plus-dan-pijat-plus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sepeda kesetrum</title>
		<link>http://timpakul.web.id/sepeda-kesetrum.html</link>
		<comments>http://timpakul.web.id/sepeda-kesetrum.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 02:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Fadli</dc:creator>
				<category><![CDATA[urai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.web.id/?p=2040</guid>
		<description><![CDATA[Pemprov Kaltim telah bersetuju untuk membangun pabrik perakitan sepeda listrik China di Kariangau, Balikpapan. Gubernur juga mengatakan telah memesan 1.000 unit dengan harga $600 setiap unitnya, artinya tak kurang dari $600.000 telah pasti didapatkan oleh investor. juga akan dipesan lagi 3.000 unit setelah tahap pertama itu. kabarnya investasi yang dibutuhkan sekitar $3,5 juta. ada beberapa... <br /><hr width="50%"> <p> <em>Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya : </p> <hr width="20%"><p> <b>Ade Fadli</b>. 2010. sepeda kesetrum. http://timpakul.web.id/sepeda-kesetrum.html  (dikutip tanggal 7 February 2012) </p> <br /><hr width="20%"><p> -- <a href="http://timpakul.web.id">timpakul.web.id</a> - <a href="http://twitter.com/timpakul" target="blank">@timpakul</a>  </em></p> <hr width="50%" /> </p><br />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://timpakul.web.id/sepeda-kesetrum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

