Perbaikan Lingkungan Hidup, Tanggung Jawab Siapa?

1 January 2003 | by | urai

Jan
01

Lho, masalah lingkungan kan sudah jadi tanggung jawab pemerintah. Kita kan sudah bayar pajak, retribusi dan macam-macam pungutan. Masa kita lagi yang harus melakukan perbaikan kondisi lingkungan. Sudah gitu kan sekarang pemerintah sudah dapat dana milyaran rupiah tuh, tapi sampai sekarang mana ada usaha pemerintah untuk memperbaiki kondisi lingkungan hidup di sini. Demikian sekilas perbincangan…

No Comments »

Mengelola DAS Mahakam Secara Terpadu dan Berkelanjutan

6 June 2002 | by | urai

Jun
06

Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam merupakan salah satu kawasan di Kalimantan Timur yang memiliki luas 8,2 juta hektar atau sekitar 41% dari luas wilayah Propinsi Kalimantan Timur. Cakupan wilayah DAS Mahakam meliputi empat wilayah kabupaten, yaitu Kutai, Kutai Barat, Kutai Timur dan Malinau serta satu wilayah kota, yaitu Samarinda. Saat ini di kawasan DAS Mahakam…

No Comments »

BANJIR: Akibat Murkanya Alam?

1 January 2001 | by | urai

Jan
01

Beberapa daerah dalam beberapa bulan ini mengalami bencana. Mulai dari tanah longsor hingga banjir. Tidak terkecuali beberapa kota di Kalimantan Timur, diantaranya Samarinda dan Sangatta, juga mengalami ‘nikmatnya’ banjir. Walaupun masih dalam sebuah tingkatan yang belum mengkhawatirkan, namun kejadian tersebut kemungkinan adalah sebuah peringatan awal sebelum adanya bencana yang lebih besar. Menurut Lee (1988), banjir…

No Comments »

Menikmati Bencana Banjir: Sebuah pembelajaran bagi Kota Samarinda

1 January 2001 | by | urai

Jan
01

Air, sebuah hal yang sangat dibutuhkan bagi manusia. Bila kekurangan ia akan menjadikan manusia sengsara, demikian juga bila kelebihan, akan menjadikannya bencana bagi manusia. Beberapa tempat di Indonesia saat ini mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor. Mulai dari beberapa tempat di Kabupaten Pasir, beralih ke Sumatera Utara, sekarang Jakarta, beberapa daerah lain di Jawa…

No Comments »

Generasi yang Hilang

1 January 2001 | by | urai

Jan
01

Berjalan menyusuri riak Mahakam membawa sebuah kesegaran dan kehangatan baru dalam membuka cakrawala berpikir. Sepanjang aliran air yang coklat keruh dengan iringan eceng gondok serta silih bergantinya serpihan kayu ditambah dengan berjuta rombongan sampah, tidaklah mengurangi sebuah pembukaan mata, telinga dan hati dan menjernihkan otak. Gambaran yang terlihat hanyalah sebuah pola kehidupan masyarakat yang sudah…

No Comments »