Category: imagi

belajar membelajarkan

“Apakah diperbolehkan mereka menggunakan gadget dan laptop selama di kelas?” Bisa jadi jawabnya adalah tidak, karena dipandang dengan adanya gadget dan laptop di depan, maka laman-laman media sosial atau permainan digital-lah yang diperhatikan. Pembelajar selalu dipandang negatif, karena bisa jadi generasi pengajar adalah generasi yang negatif. Ketika dahulu dalam riwayat belajarnya melakukan tindakan abai terhadap Read More

segelas pagi

segelas pagi

pagi gerimis. perlahan tanah semakin muak dengan air dan membiarkannya mengalir di permukaannya. aroma tanah basah itu sangat khas dan membangkitkan berbagai ingatan. dedaun perlahan meneteskan butiran hujan yang menunda kejenuhan tanah. alunan pagi tak seramai biasanya. sebagian satwa masih berselimut menghangatkan tubuhnya. kemaren saia berada diantara perbincangan yang singkat tentang penampakan. masih selalu, sampul Read More

maaf

sudah bersih ?

sudah bersih? pesta pora sudah usai. riuh pasar kua tak lagi menyerbakkan wewangi karbohidrat dan protein yang bercampur lemak itu. dahaga tak lagi dibataskan matahari. benarkah telah kembali pada suci. pada sebuah kondisi yang berharap kembali pada titik bermula. sudah bersih? hingga kemudian hari esok tak lagi berpikir untuk menggembungkan saku celana yang berlapis bahan Read More

belajar pada #tetradrip

ide itu sederhana, eksekusi yang membutuhkan passion. selalu ada banyak ruang baru untuk menemukan lebih banyak lagi kesederhanaan yang kebermanfaatannya lebih. lalu apa yang bisa memastikannya berwujud? pastinya bukan karpet merah. ataupun jalan dan jembatan mulus berbiaya triliunan. hanya butuh penunjuk arah berjalan dan sedikit resep untuk menemukan ramuan yang menjadi bekal. selanjutnya, berikanlah sebuah Read More

Nak

Nak, tanah yang kau jejak itu dulunya hutan. Merah merekah mengering tak lagi membatu kini. Tak perlu ada tanya. Kerakusan yang masif telah memusnahkan keindahan lebih cepat dari waktunya. Belum sempat pengetahuan dan teknologi yang tak pernah berpihak itu menghadirkan jawaban atas tanyamu itu. Oksigen semakin mengerutkan wujudnya dalam aliran angin yang tak merimakan hembusannya. Read More

1 2 3 4