mesin pencari itu …

Netizen itu diberikan fasilitas yang sangat membantu, namanya “mesin pencari”. Media sosial kadang melompatinya. Dan secara teknis, peneliti sedang bekerja untuk membangun alogaritma untuk memperkecil peluang manipulasi gambar. Mungkin ke depan, manipulasi video juga akan dimungkinkan. Pun saat ini sudah ada teknologi untuk mencegah pembajakan berbasis suara dan gambar statis, dan masih dikembangkan untuk yang

Read More

sandaran itu …

Sandaran itu telah lama menemani. Membisu dalam kesunyiannya menikmati himpitan dan tekanan keras padanya. Tak ada omelan, pun makian. Apalgi kemudian harus berpkir untuk melakukan perlawanan dan pemberontakan. Hari Minggu Bulan Tahun. Menyerap segala aroma yang disajikan. Membasah hingga mengering. Terkadang pun remah-remah nutrisi menyelip di selanya. Segala reaksi kimia dan fenomena fisika berlangsung perlahan.

Read More

sekoci itu

kalau benar sedang membela kebenaran, kapan berani menyatakan secara langsung bahwa ada ketidakbenaran yang masuk menjadi remah-remah ke dalam darah? ketika secara nyata, saia pahami bahwa asupan makanan itu berasal dari mengelabui atas nama ketidakberdayaan. itu alasan utama meninggalkan perahu itu. walupun selama ini, sangat berharap perahu itu akan mengantarkan banyak kawan pada pelabuhan harapannya.

Read More

membuat kolam …

“Gimana ya caranya agar kami bisa mandiri?” Pertanyaan ini disampaikan seoarang kawan dari barat nusantara, ia seorang pegiat sukarela untuk literasi teknologi informasi dan komunikasi. “Kami diberikan janji, kabarnya keong akan mengucurkan pendanaan kegiatan, namun hingga saat ini, itu belum terjadi.” Realita kadang tak seindah janji. Ucap yang tak tertulis, selalu sukar untuk dimintakan perwujudannya.

Read More

#BanjirSmr Bukan Urusan Sampah

Kejadian banjir besar yang berulang di Samarinda, bukanlah urusan Sampah. Ketika menempatkan urusan banjir sebagai urusan sampah, maka kesalahan lalu ditimpakan ke warga. rekomendasi saia sejak tahun 2000 nggak dipakai juga… bahkan ketika rekomendasi itu diplagiasi oleh seorang dosen pun, juga nggak berdampak apa-apa… dan ada yang janji untuk mempertemukan dengan ketua bappeda, ternyata haox

Read More

belajar membelajarkan

“Apakah diperbolehkan mereka menggunakan gadget dan laptop selama di kelas?” Bisa jadi jawabnya adalah tidak, karena dipandang dengan adanya gadget dan laptop di depan, maka laman-laman media sosial atau permainan digital-lah yang diperhatikan. Pembelajar selalu dipandang negatif, karena bisa jadi generasi pengajar adalah generasi yang negatif. Ketika dahulu dalam riwayat belajarnya melakukan tindakan abai terhadap

Read More
celoteh twitter

cara mikir

Sebuah ungkapan di linimasa mengungkapkan bahwa kemampuan negeri ini menghasilkan programer berkualitas masih sangat rendah. Lalu kemudian, ranah pendidikan tinggilah yang patut disalahkan. Tak salah memang, apalagi bila membaca tulisan pembelajaran Kang Onno tentang bagaimana membelajarkan dengan pola baru. Namun, sebenarnya tak juga salah pendidikan tinggi, karena pembelajaran cara berpikir komputasi, tak pernah dilakukan sejak

Read More

Terang Benderang

Frase ini lebih kerap muncul. Sejak beragam kasus yang berselabut kabut dimaknakan sebagai telah terang benderang. Lalu seolah semua usai. Laku kata, yang berkelebatan dalam ragam kanal, pun hanya menjadi seliweran yang tak menuntaskan. Berdiri di barisan terdepan untuk kemudian berujar, “saialah kebenaran”, yang bisa saja hanya sekadar kebetulan. Aroma kertas uang semerbak. Menambah semangat

Read More

Skenario

“Kok bisa cepat pemberitaannya? Pasti sudah diskenariokan.” Demikian ujaran di beragam kanal sosial media, merespon pemberitaan media mainstream terkait sebuah peristiwa. Seolah ada sutradara yang sedang nelaksanakan skenario, dan aktor-aktor yang hanya memainkan perannya. Ini jaman sosial media. Terkadang pun saia mengujarkan, “Belum kejadian saja, sudah ada yang mengunggah informasinya.” Karena memang saat ini setiap

Read More

toko kelontong

Dulu saya pernah mendengar seorang pekerja non profit berujar ke saia “ini cuma sementara, setelah enam bulan, saya akan buka toko kelontong“.   Sudah lebih dari satu dekade ucapan itu. Berulang kali saia bertemu lagi dengan yang berujar, dan saia masih mengajukan pertanyaan yang sama, “gimana toko kelontongnya?“. Dan jawaban yang ada pun tetap sama,

Read More
1 2 3 10